Regulasi tenaga kerja dihubungkan dengan keputusan bisnis melalui pendekatan kepatuhan hukum yang wajib, pemetaan risiko yang terukur, dan edukasi berbasis dampak bisnis.
Kepatuhan hukum adalah fondasi wajib tata kelola. Kami menyajikan regulasi dalam konteks operasional agar organisasi memahami kewajiban secara jelas dan terukur.
Setiap ketentuan UU Cipta Kerja dan turunannya dipetakan ke indikator risiko finansial, operasional, dan reputasi—membentuk matriks risiko yang dapat ditindaklanjuti.
Edukasi dengan bahasa bisnis: dampak biaya, fleksibilitas tenaga kerja, dan governance—mendorong keputusan yang berkelanjutan tanpa klaim nasihat hukum.
| Dimensi | Basis Regulasi | Implikasi Strategis |
|---|---|---|
| Finansial | Pesangon, kompensasi, biaya kepatuhan | Proyeksi cashflow, beban biaya, penyesuaian anggaran |
| Operasional | Outsourcing, jam kerja, fleksibilitas kontrak | Struktur tenaga kerja, efisiensi, kapasitas eksekusi |
| Reputasi & Governance | Sanksi administratif/pidana, pengawasan | Kepercayaan stakeholder, kepatuhan, ketahanan organisasi |
Catatan: Matriks ini bersifat intelligence berbasis regulasi dan data—bukan nasihat hukum.